Selamatkan Demokrasi Indonesia
>> Senin, 06 April 2009
Kita bersepakat bahwa pemilu 2009 adalah penentuan bagikeberlanjutan
demokrasi di Indonesia. Jika berhasil maka akan memberikan dampakyang
positif, namun sebaliknya jika gagal akan menjadi preseden masa
kritisbagi demokratisasi yang terjadi di negara kita. Kita berharap
bahwa pemiluini akan menjadi akhir dari transisi demokrasi yang akan
menghasilkan pemimpinyang dikehendaki rakyat dan cita-cita reformasi,
kredibel dan legitimate. Selain akselerasi transisi demokrasi kita juga
berharap ini akan menagregasi alih generasi menuju kepemimpinan yang
sering kita sebut sebagai "kepemimpinan pemuda".
Pemilu 2009 adalah Pemilu ketigapada masa reformasi (transisi
demokrasi). Di beberapa negara yang mengalamitransisi demokrasi halnya
Indonesia, masa 10 tahun adalah masa yang sangatmenentukan. Bila sudah
sampai Pemilu yang ketiga dan telah lebih dari 10 tahunnamun tidak
banyak perbaikan, maka sungguh akan menjadi masa rawan.
Namun, hingga hari ini setiap hari kita masih disajikan
berita-beritatentan g pesimisme dan kekhawatiran penyelenggaraan Pemilu
2009. Sejak awal kita memang menyaksikan betapasemrawutnya persiapan
pemilu Penyelenggara Pemilu (KPU) tidak menunjukkanprofesio nalitas dan
kemampuan untuk memanage setiap masalah. Sebagaipenyelenggar a pemilu,
pola manajemen KPU juga sangat buruk. Berbagai tahapanpemilu banyak yang
mundur dari jadwal yang telah ditetapkan. Penyampaianinformas i kepada
publik juga sering kali berbeda. Simpang-siur DPT, terancamnyajutaan
suara mahasiswa , TKI, yang terancam tidak bisa menggunakan hak
pilihnyaseharusnya bisa diantisipasi sejak awal oleh KPU.
Disisi lain bila kita melihat pola dan perilaku elite politik yang saat
ini belummenunjukkan ada perubahan dari yang sebelumnya. Yang disajikan
setiap harihanyalah berputar-putar pada berita, wacana, prediksi, dan
spekulasi "siapadengan siapa akan lawan siapa". Sangat elitis
dan tidak sejalan dengan spiritdari rakyat, oleh rakyat, dan untuk
rakyat. Sementara rakyat dibuat bingungsebenarnya sekarang kita pada
kondisi yang lebih baik sehingga harusdilanjutkan, atau sebaliknya pada
kondisi yang sudah sangat mengkhawatirkansehi ngga harus ada pembaharuan
dan perubahan.
Upaya mempengaruhi elite tampaknya sudah sangat-sangatsulit untuk
dilakukan. Mereka sudah terkena miopi (rabun jauh) dan yangdipikirkan
sekarang hanyalah bagaimana cara untuk menang. Karena itulah
melihatfakta tersebut dan mengingat terbatasnya waktu, maka KAMMI Pusat
menyerukan kepadaseluruh daerah untuk mengambil langkah-langkah
strategis untuk mendesakpenyelamata n demokrasi di Indonesiaagar pemilu
menjadi lebih berkualitas.
KAMMI Pusat mengajak teman-teman di daerah untukmengembalikan track
demokrasi ini agar kembali menjadi milik rakyat denganmelakukan GERAKAN/
SERUAN MORAL UNTUK SELAMATKAN DEMOKRASI INDONESIA (selama hari tenang).
KAMMI Pusat bersama elemen gerakan mahasiswa intra-kampus( BEM-SI) dan
ekstra-kampus serta elemen-elemen pemuda pro-demokrasi juga
menggelarmimbar bebas, orasi dan Deklarasi Mahasiswa dan Pemuda
"Selamatkan Demokrasi Indonesia" di gedung Perpusnas,Salemba.
Isi Deklarasi tersebut adalah:
1. Kami Mahasiswa dan Pemuda Indonesiamengajak semua pihak untuk
Selamatkan Demokrasi Indonesia dengan bersama-samamewujud kan Pemilu 2009
yang bermutu ( bersih, jujur, adil, rahasia dan tepatwaktu).
2. Kami Mahasiswa dan Pemuda Indonesiamengajak masyarakat untuk
Selamatkan Demokrasi Indonesia dengan menggunakan hakpilih agar Pemilu
2009 menghasilkan pemimpin yang berkualitas memilikikredibilita s dan
legitimate.
3. Kami Mahasiswa dan Pemuda IndonesiaPecinta Demokrasi, menuntut
penyelenggara pemilu (KPU dan Panwaslu) untuk lebihprofesional, terbuka,
akuntabel, netral dan independen.
4. Kami Mahasiswa dan Pemuda Indonesia mengajakseluruh kekuatan politik
yang sedang berkompetisi untuk Selamatkan demokrasiIndonesia dengan
menjunjung tinggi etika dan fair play, siap menerima hasil:menang atau
kalah dan berkomitmen untuk mewujudkan Pemilu yang damai untuksemua.
Demikian seruan ini kami samapaikan. Terima kasih atas perhatianya dan
silahkan ditindak lanjuti di tiap level masing-masing.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh





2 komentar:
Salam. Izin copas.
Oh ya, ko spasinya banyak salah ya....
Poskan Komentar